
Konawe Selatan – ” MoU yang kami sepakati dengan pihak SMA 16 Konsel yaitu berkaitan dengan peningkatan tata tertib di sekolah yang melibatkan Kepolisian dalam hal ini Polsek Basala. Tentunya tugas kami adalah memberikan penyuluhan dan sosialisasi berkaitan dengan kamtibmas seperti tentang aturan berlalu lintas, pencegahan tawuran , pencegahan bulying maupun yang berhubunhan NAFZA ” terang Kapolsek Basala IPTU Asman, SH Usai melaksanakan penandatangan MoU . Kamis ( 30 / 10 / 2025 ).
Kapolsek Basala jajaran Polres Konsel IPTU Asman, SH memimpin Apel pagi di SMA 16 Konawe Selatan ( Konsel ). Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah dan dewan guru serta segenap siswa siswi SMA 16 Konsel. Kamis ( 30 / 10 / 2025 ).
Dalam arahanya, Kapolsek Basala menekankan pentingnya seluruh siswa mentaati tata tertib disekolah sehingga pelaksanaan proses belajar mengajar berjalan dengan lancar.
Isu tentang NAFZA ( Narkotika , Psikotropika dan Zat Adiktif ) juga menjadi arahan utama oleh Kapolsek Basala. Ia menghimbau kepada seluruh siswa untuk menjauhi atas penyalahgunaan Narkotika.
” Jauhi narkotika, karena penyalahgunaan narkotika merugikan diri sendiri dan merupakan pelanggaran hukum, jangan gadaikan masa depanmu dengan narkotika ” Ucap Asman pada arahanya.
Usai melaksanakan Apel pagi, Kapolsek Basala bersama Kepala Sekolah SMA 16 Konsel melanjutkan kegiatan penandatangan kerja sama atau MoU antara Polsek Basala dengan SMA 16 Konsel.
Kapolsek Basala mengatakan bahwa MoU yang ditandatanganiya berkaitan dengan peningkatan tata tertib disekolah sebagai wujud peduli Polri dalam hal pendidikan.
” Ini adalah kepedulian kami terhadap pendidikan , dimana dalam MoU tersebut nantinya kami akan berkolaborasi dengan pihak sekolah dalam hal sosialisasi tentang kamtibmas ” Ujar Asman.
Sementara itu, Kepala SMA 16 Konsel Suhardin, S.Pd, M.Pd menyambut positif atas MoU antara pihak sekolah dengan Polsek Basala.
” Kami sangat mengapresiasi atas MoU tersebut, sehingga kedepan siswa siswi SMA 16 Konsel akan secara rutin mendapatkan penyuluhan dan sosialisasi berkaitan dengan tertib lalu lintas maupun penyuluhan lainnya seperti bahaya narkoba maupun tawuran serta bulying, sehingga harapan kami menjadikan proses belajar mengajar dapat semakin baik ” kata Suhardin.